Senin, 27 Januari 2025

Gotong Royong Pemuda Arsena: Menjaga Kebersihan dan Kebersamaan


πŸŒΏπŸ’¦ Menjaga Kebersihan, Menjalin Kebersamaan


Kebersihan adalah sebagian dari iman, dan gotong royong adalah budaya yang harus terus dijaga. Pemuda Arsena kembali menunjukkan semangat kebersamaan mereka dengan melakukan aksi sosial mencuci karpet di sungai. Kegiatan ini bukan hanya untuk menjaga kebersihan perlengkapan ibadah, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.


Semangat Gotong Royong di Tengah Alam

Di pagi yang sejuk, para pemuda berkumpul di tepi sungai dengan penuh semangat. Dengan peralatan sederhana seperti sikat dan sabun, mereka bahu-membahu membersihkan karpet agar kembali bersih dan layak digunakan. Air sungai yang mengalir menjadi saksi kerja sama yang luar biasa.

Tidak hanya bekerja, momen ini juga menjadi ajang silaturahmi, mempererat hubungan antaranggota komunitas. Bekerja sambil bercanda, menikmati suasana alam yang hijau, serta merasakan kepuasan setelah menyelesaikan tugas bersama adalah hal yang membuat kegiatan ini semakin berkesan.


Manfaat dari Kegiatan Ini

✅ Menjaga kebersihan perlengkapan ibadah

✅ Menanamkan rasa tanggung jawab dan kebersamaan

✅ Meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan

✅ Menguatkan solidaritas antar pemuda


Terus Jaga Semangat Ini!

Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa kebersihan dan kebersamaan bisa berjalan beriringan. Semoga semangat gotong royong ini terus terjaga dan menginspirasi banyak orang untuk melakukan hal positif di lingkungan masing-masing.

Jangan lupa untuk terus mendukung gerakan sosial Pemuda Arsena! Jika kalian punya pengalaman serupa atau ide kegiatan lain, share di kolom komentar ya!


#PemudaArsena #GotongRoyong #Kebersamaan #JagaLingkungan #AksiSosial


Terima Kasih Kepada Nasabah Bank Sampah LIBBAS KRL ARSENA


 πŸŒ± Terima Kasih Atas Dukungan Anda! 🌱

Kami mengucapkan rasa syukur dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh nasabah Bank Sampah LIBBAS KRL ARSENA. Berkat kerja sama, semangat, dan kepedulian Anda terhadap lingkungan, bersama-sama kita telah berhasil mengelola 2.811,1 kg sampah sepanjang periode ini.

dan Menghasilkan tabungan senilai Rp 1.560.543 untuk nasabah.

Menyisakan saldo aktif sebesar Rp 243.393 sebagai bukti komitmen Anda.

Berikut daftar nama dan tabungan nasabah bank sampah libbas KRL ARSENA


















Kepedulian Anda tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata. Mari terus bergerak bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan!

"Kecil dari kita, besar dampaknya bagi bumi."

Salam hangat,

Tim Bank Sampah LIBBAS KRL ARSENA

Selasa, 14 Januari 2025

Teknologi Diciptakan oleh Orang Pemalas yang Pintar.?



Teknologi Diciptakan oleh Orang Pemalas yang Pintar.?


Pernahkah Anda berpikir mengapa teknologi terus berkembang pesat? Apa motivasi utama di balik berbagai inovasi canggih yang memudahkan kehidupan kita sehari-hari? Jika ditelaah lebih dalam, banyak teknologi lahir dari keinginan untuk menyederhanakan tugas-tugas yang rumit. Dari sinilah muncul teori bahwa teknologi diciptakan oleh orang pemalas yang pintar.


Apa Maksudnya?

Istilah "pemalas" di sini tidak bermakna negatif, melainkan menggambarkan individu yang mencari cara lebih mudah untuk menyelesaikan pekerjaan. Orang-orang pintar yang "pemalas" ini cenderung berpikir, "Mengapa saya harus bekerja keras jika saya bisa menciptakan sesuatu yang dapat melakukannya untuk saya?"


Sebagai contoh:

Mesin cuci: Daripada menghabiskan waktu mencuci pakaian secara manual, diciptakanlah mesin cuci untuk menyederhanakan prosesnya.

Internet: Dibuat untuk menghubungkan informasi secara cepat tanpa perlu pergi ke perpustakaan fisik.

Transportasi modern: Dari kereta api hingga pesawat terbang, semua dirancang untuk mengurangi waktu dan usaha dalam perjalanan.


Mengapa Teori Ini Masuk Akal?

Sejarah menunjukkan bahwa banyak penemuan besar muncul dari kebutuhan untuk mengurangi kerja manual atau meningkatkan efisiensi. Inovasi sering kali merupakan "jalan pintas" yang cerdas untuk menyelesaikan masalah. Dengan teknologi, manusia tidak hanya mempermudah hidup mereka sendiri tetapi juga menciptakan fondasi untuk kemajuan lebih lanjut.

Orang pintar yang "pemalas" ini berpikir ke depan, memanfaatkan kemampuan intelektual mereka untuk menciptakan solusi yang tidak hanya memudahkan hidup mereka tetapi juga membantu banyak orang.


Bukti dalam Kehidupan Sehari-hari

Perhatikan teknologi yang kita gunakan sehari-hari:

Smartphone: Menyatukan komunikasi, hiburan, dan produktivitas dalam satu perangkat.

Alat dapur otomatis: Seperti rice cooker atau blender yang mempermudah proses memasak.

Perangkat lunak otomatisasi: Menghemat waktu dalam pekerjaan administrasi.

Semua ini berawal dari kebutuhan orang yang malas bekerja keras untuk "menghemat tenaga" dan meningkatkan efisiensi.

Albert Einstein pernah berkata, "Sangat jelas bahwa teknologi kita telah melampaui kemanusiaan kita." 

Pernyataan ini menggambarkan bagaimana teknologi berkembang sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan manusia, termasuk keinginan untuk menyederhanakan pekerjaan dan mungkin mengakomodasi sifat "malas" manusia.

Akankah Pemikiran Ini Diterima Masyarakat?

Meskipun teori ini terdengar sederhana, esensinya adalah tentang bagaimana manusia terus berinovasi. Dengan penjelasan yang logis dan contoh yang relevan, teori ini dapat diterima sebagai pandangan menarik tentang motivasi di balik teknologi.

Namun, penting untuk menyampaikan ide ini secara positif. Istilah "pemalas" mungkin perlu ditekankan sebagai sikap efisiensi, bukan sebagai sesuatu yang negatif.


Kesimpulan

Teknologi tidak lahir dari kerja keras semata, tetapi juga dari keinginan untuk bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras. Orang pintar yang "pemalas" ini adalah inovator di balik layar yang telah membuat hidup kita lebih mudah. Jadi, lain kali Anda menggunakan teknologi, ingatlah bahwa itu mungkin diciptakan oleh seseorang yang terlalu "malas" untuk melakukan tugas itu sendiri—dan itulah alasan kita menikmati kemudahan hidup hari ini.

"Malas bergerak boleh, asal jangan malas mikir! Otakmu itu mesin inovasi, bukan hiasan kepala. Jadi, mager boleh, asal kamu orang pintar yang tidak malas berpikir.




Sabtu, 11 Januari 2025

Warga yang Telah Berpartisipasi Memilah Sampah dari Rumah,

Kepada Yth. Warga yang Telah Berpartisipasi Memilah Sampah dari Rumah,

Kami dari KRL ARSENA mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesadaran dan partisipasi Anda dalam memilah sampah dari rumah. Tindakan ini sangat membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.

Berikut adalah daftar warga yang telah memberikan kontribusi nyata:


1. Bapak adul

2. Ibu nia

3. Bapak jojo

4. Ibu leni

5. Bapak H.pian

6. Ibu erni

7. Bapak supri

8. Ibu didah

9. Bapak omay

10. Ibu juju

11. Bapak asep

12. Ibu dewi

13. Bapak surahman

Untuk yang belum memilah sampah dari rumah

Kami juga mengajak seluruh warga yang belum memulai memilah sampah untuk segera bergabung dalam gerakan ini. Dengan memilah sampah, kita bersama-sama mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan di KRL ARSENA.

Mari mulai dari rumah dengan memilah sampah organik dan anorganik. Langkah kecil ini dapat membawa perubahan besar bagi lingkungan kita.

Terima kasih atas perhatian dan dukungannya!


Salam,

KRL ARSENA


Selasa, 07 Januari 2025

LAPORAN PENERIMAAN DAN PENGELUARAN PROGRAM KEBERSIHAN KRL ARSENA Periode: Januari - Desember 2024

 

LAPORAN PENERIMAAN DAN PENGELUARAN PROGRAM KEBERSIHAN
KRL ARSENA

Periode: Januari - Desember 2024



A. Penerimaan


1. Iuran Kebersihan: Rp 14.526.000

2. Penjualan Rongsok: Rp 1.964.000

Total Penerimaan: Rp 16.490.000


B. Pengeluaran

1. Total Pengeluaran Operasional: Rp 16.480.450


C. Saldo Akhir

Saldo Awal: Rp 0

Penerimaan Total: Rp 16.490.000

Pengeluaran Total: Rp 16.480.450

Sisa Saldo Akhir: Rp 9.550


Catatan Bulanan


Bulan Dengan Surplus Terbesar:

Oktober: Rp 286.250


Bulan Dengan Defisit Terbesar:

Juni: Rp 145.150



Laporan ini menunjukkan bahwa program kebersihan KRL ARSENA mampu mengelola penerimaan dan pengeluaran dengan baik, meskipun terdapat beberapa bulan dengan defisit kecil. Sisa saldo akhir sebesar Rp 9.550 dapat digunakan sebagai dana cadangan untuk operasional berikutnya.

Disusun oleh,
[krl arsena]
[07/01/2025]

LIHAT DI SINI.!

Jalan Sehat Kemerdekaan 80th ARSENA Beranda Ket...